Wednesday, 20 July 2016

Pasar Becek VS Onlineshop



Zaman sekarang hubungan jual beli lebih kearah teknologi (onlineshop). Dan “Pasar Becek” sudah mulai ditinggalkan. Bener gak sih?

Katanya onlineshop lebih hemat, lebih cepat, lebih praktis, lebih aman dan nyaman juga berkualitas. Benarkah?

Pasar Becek atau pasar tradisional akan ditinggalkan orang karena dinilai menghabiskan tenaga dan biaya. Onlineshop akan menggantikan. Sekali lagi benarkah?

Apa produk yang dijual di onlineshop tidak ada di pasar becek? Apa kualitas produk di onlieshop lebih bagus dibandingkan produk yang ada di pasar tradisional?

Lalu, apakah harga produk yang dijual onlineshop lebih murah dibandingkan yang dijual di pasar becek?

Di pasar becek harga produk masih bisa ditawar, di onlinehop apa bisa? Siapa yang belanja gak suka nawar? Justru jual beli ada karena permintaan dan penawaran.

Di pasar becek kita belanja liat produknya langsung, bisa milih langsung, bisa melakukan tawar menawar, bisa komplain langsung ke si pedagang apabila ada  cacat, ketemu langsung sama pedagangnya, ngobrol pokoknya ada interaksi.

Kalau kecewa sama pedagang atas barang yang dijual di pasar becek bisa langsung bilang, ketemu, komplain, atau sekalian gampar pedagangnya. Onlineshop bisa?

Coba mulai besok pagi balik lagi deh belanja ke pasar becek. Kan kita udah sering tuh belanja online. Bandingin deh. Ada hal yang berharga bagi kita sebagai konsumen dan itu tidak dapat kita temukan saat belanja online.

Kita lihat alasan kenapa orang lebih suka belanja online:
1.Anytime, anywhere.
2.Gak pakai macet.
3.Coba sepuasnya, tanpa dipelototin SPG.
4.Foto dulu, share, tunggu komentar kawan-kawan, baru beli.

Siapkah pasar becek menghadapi kompetisi seperti itu?
 
Pasar Tradisonal Hack87.tumblr.com

Monday, 27 June 2016

Cara Memilih Teman Yang Tepat Untuk Tinggal Serumah

Disini ada yang baru dapat kerja diluar kota, kuliah diluar kota atau yang mencari teman untuk tinggal dalam satu kost?

Setiap bulan puasa entah kenapa gue selalu inget masa lalu ketika baru keterima kerja disalah satu perusahaan. Waktu itu gue ditempatkan jauh sekali dari rumah, dan mau tidak mau harus mencari kontrakan, kamar kost atau rumah sewa untuk tinggal sementara selama bekerja.

Ada beberapa kendala saat mencari kontrakan atau kamar sewa saat itu yang gue alamin:

Pertama, harga sewa kamar  atau kontrakan yang gak sesuai sama penghasilan karyawan baru saat itu. Terhitung biaya yang harus gue keluarkan begitu mahal. Dilema yang dialami harus memilih tempat tinggal atau makan. Gue dapet tempat tinggal tapi gak bisa beli makan, atau gue makan tapi tidur didepan ruko-ruko dengan beralaskan kardus bekas.

Kedua, setelah menemukan solusi untuk meringankan biaya sewa kamar (saat itu gue memilih untuk berbagi kamar agar sewa bisa dibayar patungan), hal lain yang menjadi kendala adalah mencari teman yang mau tinggal sekamar dengan gue. Walaupun ada yang mau sekamar sama gue, pertanyaannya apakah gue mau sekamar dengan dia?

Sekamar sama yang begini sih gue mah mau banget

Thursday, 23 June 2016

Ingin Sukses Dunia Akhirat Miliki 36 Kunci Ini

Sebagai pemuda milikilah mimpi besar. Jika tidak mampu, tetaplah bermimpi walau ketika bangun kamu harus langsung mandi besar. #MotivaSiKarungGoni

Mimpi besar gue adalah : Omset harian gue sebesar total omset bulanan.

Apa mimpi besar sahabat Ter-Karung? Tulis tuliskan dikolom komentar yang setelah membaca sampai habis tulisan ini.

Setiap manusia pasti pernah mengalami kegagalan. Apalagi gue yang “masih muda” belum banyak ilmunya, belum panjang pengalamannya, pendek jalan pikirnya, ngambil keputusan seenak jidat. Gagal adalah suatu hal yang sering gue alami.

Jika gue gagal dalam suatu hal, yang pertama gue lakukan adalah menuliskan ulang  kata GAGAL tersebut lalu mengganti huruf L yang ada dikata itu menjadi huruf H. berani GAGAL itu hebat tapi berani GAGAH lebih hebat. #MotivaSiKarungGoni

Macam-macam orang menyikapi kegagalan. Ada yang hebat karena dia langsung bangkit dan meraih kesuksesan. Ada juga yang meneliti atau mengurai sebab kegagalan tersebut, memecah masalahnya lalu memperbaiki dan jalan kembali menuju kesuksesan. Yang bahaya orang gagal dan terus merenungi kegagalan itu, meratapi dengan kesedihan lalu takut untuk bangkit kembali.

Kita dianugerahkan kekuatan yang berbeda dalam menyikapi masalah yang sama. Makannya banyak orang butuh motivasi, alhasil motivator senang dapat kerjaan. Itu juga alasannya Mario Teguh banyak penggemarnya dibandingkan Mario Bross. Apasih…?

Gue sendiri tipikal orang yang membutuhkan motivasi disaat terpuruk dalam kegagalan. Baik motivasi dari dalam diri atau dari luar. Oleh karena itu gue lebih senang menonton video motivasi dari Mario Teguh dibandingkan main game Mario Bross. Apalagi sih…?

Habiskan jatah gagalmu dimasa muda agar kamu menikmati masa tua dengan kesuksesan. Kalimat motivasi itu yang menempel sampai sekarang di diri gue. Bahayanya gue gak tau sampai sekarang sisa berapa lagi jatah gagal gue. Makannya gue selalu menikmati kegagalan bahkan belajar dari kegagalan orang lain.

Sampai akhirnya gue menemukan satu buku karya anak bangsa. Pemuda asal Serang Banten bernama Izzatullah Abduh adik kandung dari Encep Abdullah penulis buku Wisata Bahasa Cabe-cabean yang pernah gue review ditulisan sebelumnya.


Sunday, 12 June 2016

Ayo Ber-Wisata Bahasa Bersama Si Karung Goni dan Cabe-Cabean



Review Wisata Bahasa Cabe-cabean Encep Abdullah
Oleh
Dani Maulana @SiKarungGoni

Jika berbahasa saja tidak tidak tepat dan runut, bagaimana mungkin bisa berfikir benar dan sistematis. (Odien R dalam kata pengantar Wisata Bahasa).
Masalahnya gue orangnya gak sistematis.

Tuh kan masih pake lo – gue, haruskan kalau bahas tata bahasa pakainya aku – kamu. Iya… kamu… yang lagi baca. Apasih.

Secara alamiah gue adalah tipe orang yang melakukan sesuatu secara kreatif, intuitif, imajinatif, implusif (tidak terencana), difus (tidak focus), dan lateral (tidak runtut). Pastilah selain banyak dituding sebagai orang sinting gue sering dikatain orang gila, gue termasuk orang yang tidak berbahasa secara tepat dan runut.

Minimal itulah yang gue alami selama hidup gue sampai sekarang. Kalau gue udah berkali-kali disebut sinting. Tapi gue gak pernah bisa marah, karena menurut gue merekalah yang sinting. Mau temenan sama gue.

Masih dihalaman awal buku ini gue membaca salah satu paragraph yang meyatakan bahwa kemampuan verbal para pelawak cerdas yang tidak harus melawak dengan kekerasan, tetapi sanggup membuat kita terpingkal-pingkal. Mungkin yang dimaksud oleh Odin R dalam kata pengantar buku ini adalah Stand Up Comedian/comic/komika.

Menarik membedah lebih dalam buku ini, setelah menemukan kalimat tersebut. Sebagai comic (baru belajar sih) gue merasa tersentuh langsung. Selama ini yang dikerjakan gue adalah mencari joke, menulisnya, memformat menjadi tulisan komedi, melatih, membadani lalu openmic sampai perform.

Masalah kadang terjadi ketika proses penulisan materi. Joke yang ditemukan dari keresahan, observasi atau spontanitas kadang hilang kualitas lucunya gara-gara tidak ditulis dengan baik. Adapun sampai tercatat hasilnya kurang lucu, setelah diteliti ternyata kesalahan penulisan bahkan pemilihan diksi.

Lalu, apakah gue masih memaksakan diri untuk tidak sistematis?

Jawaban gue, tidak. Gue merasa tata bahasa, tehnik penulisan, sampai penyampaian yang baik sangat penting untuk membuat orang tertawa lewat joke atau bit yang kita sampaikan. Sehingga mengurangi ngebom (tidak lucu).

Kasalahan berbahasa sangat beresiko dalam dunia stand up comedy. Kita boleh berbicara seenak kita, tapi kita harus tanggung jawab sendiri. Apabila ada yang merasa tersinggung, merasa dilecehkan bahkan terhina atas kata-kata yang dilontarakan. Dengan kata lain comic harus pandai memilih dan menyampaikan kata.

Intinya gue sebagai comic merasa terbantu oleh kehadiran buku Wisata Bahasa Cabe-cabean karya Encep Abdulloh.

Yang menariknya lagi didalam buku ini penulis memiliki segudang keresahan yang mungkin jika dibagi kepada gue bakal jadi materi atau joke yang bagus. Menurutnya penting sekali kehadiran buku ini karena banyak pertentangan makna dalam bahasa yang sehari-hari kita gunakan.

Hebatnya penulis meneliti sebagai tenaga pendidik harus betul-betul cermat dan teliti ketika dihadapkan dengan persoalan tata bahasa Indonesia yang memang begitu kompleks.

Penulis juga memeriksa kembali dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) sampai buku morfologi : bentuk, makna dan fungsi karangan Zaenal Arifin dan Junaiyah. Yang artinya tidak sekedar menyalahkan.

Selain itu penulis juga peka menangkap kesalahan disekitar kehidupannya. Lalu memikirkan hal tersebut sehingga menjadi sebuah keresahan. Mencari sumber jawaban atas keresahan tersebut lalu menuturkan kebenaran yang sebenarnya. Tidak menghakimi. Tapi memberikan pilihan kepada pembaca untuk menjawabnya sendiri.

Kita ambil satu contoh dalam buku ini yah. Perhatikan :

Mengapa mereka tidak membuat lebih banyak lagi bahasa gaul yang serupa bentukannya, semisal stop jadi potes, know jadi wones, gray jadi yareg, dan flow jadi wolef. Dengan begitu kreativitas penggunaaan bahasa gaul tidak mati meskipun berbenturan dengan kaidah bahasa Indonesia. Seperti halnya kata keles yang juga memiliki rumus (a menjadi e dan I menjadi es): kali ® keles, banci ® bences, laki ® lekes walaupun rumus ini tak sepopuler rumus (e dan ong), semisal banci ® bencong, laki ® lekong, najis ® najong. Jadi, selain keles kata kali juga bisa menjadi kelong. (Woles Aja Keles – Wisata Bahasa Cabe-cabean Hal.33-34)

See, itu salah satu keresahan yang terdapat di buku Wisata Bahasa ini. Sungguh keresahan yang diurai secara keilmuan dan contoh kasus yang dekat dengan pembaca. Sehingga pembaca bisa menilai sendiri mana yang benar penggunaannya. Dari mulai persoaan penggunaan ucapan aku dan saya, bahasa yang terdapat di plang jalan tol, sampai masalah reduplikasi kalimat cabe-cabean lengkap dibahas dibuku ini.

Masih banyak keresahan penulis didalam buku ini yang biasa kita alami sendiri, dekat dengan lingkungan dan tanpa sadar gue diajak ber-wisata bahasa saat liburan bulan puasa ini.

Menurut gue ini bukan buku penghakiman tentang salah dan benarnya menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Tapi ini adalah buku yang berisi keresahan sang ahli bahasa yang ingin suaranya didengar atau sekedar ditertawan bersama.


Friday, 13 May 2016

Apa Sama


Tadi siang gue shalat Jum’at. Bukan karena paksaan, tapi karena tadi bukan hari Sabtu. Coba kalau tadi hari Minggu, pasti gue bakal ikut car free day sambil nenteng Tamiya.

Ada yang sedikit menganggu pikiran gue pada jum’atan kali ini. Bukan hal sepele seperti orang yang tidur saat khotbah, bukan juga salah satu jama’ah yang datang beribadah tapi pakai kaos My Trips My Adventure, bukan, bukan itu. Tapi tadi pas jum’atan gue liat ada salah satu orang yang sedekah dikotak amal mesjid sebesar 2.000perak. Dan itu membangkitkan keresahan gue.

Semenjak aktif Stand Up Comedy gue jadi gampang resah sama keadaan sekitar

Thursday, 5 May 2016

Sakit Maag Menurut Isi Kepala Si Karung Goni

Tahukah gak sih lo? Jika rasa lapar yang selama ini kita rasakan itu muncul dari sugesti otak yang merangsang asam lambung. Kalau kita dalam keadaan sangat lapar, Tahanlah... Tahan... sekuat kemampuan kita dan jangan perdulikan itu semua. Lama-kelamaan rasa lapar itu akan hilang dengan sendirinya, lalu berubah menjadi cacar air. Eh maksud gue sakit Maag.

Terus gimana kalau pacar lo yang lagi kelaparan? Apa yang harus lo lakukan sebagai kekasih kebanggaan Desa? Yang pasti bukan nanya ke dia... "Sayang, kita mau makan apa sekarang?" Kecuali lo rela dapet jawaban TERSERAH. "Gimana kalau Nasi Goreng?" TERSERAH... "Mie Ramen enak loh, Mau?" TERSERAH... "Oh, Sossis Bakar mantep tuh yah?" TERSERAH... "OK. Kita makan Tapir Bakar Balado." Argghhh....

Ujung-ujungnya lo sama pacar lo itu gak jadi makan, pacar lo bakal ngambek sambil menahan rasa laparnya dan akhirnya muncul cacar air dimukanya. Mampus lo...

Gue sendiri jika dihadapkan dengan kondisi dimana pacar sedang lapar pastinya akan mengambil keputusan dengan cepat sebelum kita berdua mati karena sakit maag. Gak pake nanya-nanya dulu ke dia mau makan apa. Saat dikondisi dia sedang lapar gue langsung mengajaknya untuk belajar bersama. Belajar menahan lapar bersama dan masuk rumah sakir karena kena sakit maag bersama.

Gagal belajar menahan lapar bersama biasanya dia ngajakin gue kulineran ekstrim. Makan bakso granat, oseng-oseng merecon, sop paku, rawon setan dan pempek kapal selam. Ini gue curiga dia mau putusin gue dalam kondisi perut terisi. Ditambah kelakuan alay foto dulu sebelum makan, berhubung makanannya ekstrim pas diupload pake Hashtag #KamiTidakTakut

Tapi gue belum merasa orang Serang, belum merasa orang Banten kalau belum pernah kulineran di alun-alun. Makan disana enak kalau bareng pacar, banyak pilihan harganya murah ditambah bonus pengamen. Kadang kita makannya sedikit tapi dapet bonus banyak (dalam bentuk pengamen). Saking banyaknya penamen yang datang saat kita makan gue gak bisa ngehitung jumlahnya pake jari. Akhirnya gue minjem jari kaki pedagang disana. Ada pengamen yang datang bawa gitar, ada yang bawa biola, dan ada juga pengamen yang datang dengan membawa bayang-bayang masa lalu dari mantannya.

Ditambah lagi pacar gue kalau tuh kalau makan lama banget. Satu suapan ngunyahnya harus 33x ngikutin sunah Rasulullah SAW. Satu porsi nasi goreng dia habiskan dalam waktu 33menit. Kalau satu suapan saja muncul satu pengamen, terus satu pengamen yang muncul gue kasih uang RP1.000,- total Rp33.000 uang yang dikeluarkan hanya untuk pengamen dalam sekali makan malam. Ini belum ditambah kalau cewe gue ini minta makannya nambah 3x. yang ada nanti pengamennya kaya dan biasa makan. Gue yang akhirnya gantian jadi pengamen.

Dari cerita gue diatas diharapkan lo semua jangan mengalami hal seperti itu, Jangan tunda makan karena akan berbahaya bagi kesehatan pencernaan. Yang paling sering sih kena penyakit Maag. Jaga kesehatan makanan juga, jangan terlalu sering makan yang ekstrim atau makanan pedas, asam, kopi, teh, mie instan terlalu banyak.

Gue adalah tipe orang yang sering nahan lapar dan tidak menjaga kesehatan makanan. Akibatnya gue kena asam lambung dan maag. Gejala yang paling menyebalkan adalah mual-mual dan perih di perut. Sempat berobat beberapakali ke dokter tapi masih ada gejala kecil (ini sih sebab guenya masih sembarangan makan) tapi belum kunjung sembung. Dalam hati sempat bertanya "Ada gak sih solusi untuk sakit maag yang berbahan natural tanpa bahan kimia?"

**

Setelah mencari informasi dari internet akhirnya gue nemu produk terbaru Jamu sakit maag namanya MAGGO. Jamu yang berkhasiat nyata, beda dengan obat dan produk lainnya. Apasih bedanya Maggo dengan produk lain? ini beberapa keunggulannya.


- Maggo adalah jamu asli 100% natural, tanpa bahan kimia obat

- Resmi, dengan ijin BPOM No. 133 270 301

- Bersertifikat Halal dari MUI No. 01271099010414

- Ekonomis, Mudah dikonsumsi haya 1x sehari selama 6-12hari

Keterangan produk lebih lanjut bisa klik situs perusahaannya yah guys disini --> http;//www.maggo.co.id/

Maggo khusus diracik untuk mengatasi asam lambung dan maag, tidak dapat mengobati penyakit lain. Apalagi sakit hati karena ditinggal mantan menikah dengan orang lain.

Gue baru dapet produknya nih guys, 1 dus berisi 6 vial. Untuk penyembuhan tuntas diperlukan setidaknya 12 hari (2 dus). dan bagi yang sudah maag bertahun-tahiun, sudah pernah masuk rumah sakit dan maag luka diperlukan waktu penyembuhan lebih. Mudah-mudahan jamu ini bisa jadi solusi kawan Ter-Karung juga yah.




Thursday, 7 April 2016

Si Karung Goni Kembali Beropini

Dan gue ceritanya kembali ngeblog lagi. Hehehe. Postingan terakhir gue Januari sekarang udah April, dua bulan gak ngeblog itu rasanya kayak dua tahun gak ketemu kamu. Iya kamu (ngomong sama gelas yang ada gambar foto mantan).

Kemana aja lo baru ngeblog lagi? Dua bulan kemaren itu sebenernya gue lagi gak enak badan (mulai nyari alesan). Sumpah kepala gue pusing banget. Didudukin tambah sakit, apalagi kalau ditidurin gepeng kepala gue.

Tapi walaupun gue sakit, gue paling males pergi ke rumah sakit. Soalnya rumah sakit ditempat gue Serang Banten khususnya itu bermasalah banget menurut gue. Bagaimana gue bisa mengharapkan kesembuhan dari rumah sakit yang disetiap kamarnya dikasih nama kembang tujuh rupa. kamar Melati, Kamar Kamboja, Kamar Mawar, Kamar Citra Lestari. Secara gak langsung pasien itu disumpahin mati. Harusnya nama kamar di rumah sakit itu yang bisa memotivasi pasien agar cepat sembuh. Misalnya : Joss Gandos, Woyo-woyo, Waras Badan, Ura Sida Gering, Sehat Maning.

Dua bula gak ngeblog bukan gara-gara gue sibuk atau banyak kerjaan. Sumpah deh Demi Levanto gue ini pengangguran alhamdulillah gue pengangguran yang diakui negara dan bersertifikat juga berlabel halal dari MUI. Sampaisekarang gue belum mau nyari kerja. Biar kerjaan yang nyari gue. #PengangguranSombong

Menurut gue ngapain sih kita nyari kerja? nanti udah dikasih kerja minta digaji, udah digaji minta naik gaji, udah naik gaji minta tunjangan, minta aja terus.Ini gue curiga sebenernya mereka yang seperti itu pekerja apa pengemis? apa pengemis yang pura-pura jadi pekerja? ngerepotin orang banyak banget yah. Masih mending gue dong pengangguran, paling cuma ngerepotin orang tua.

Gara-gara pekerja yang bermental pengemis seperti itu. Banyak perusahaan yang angkat kaki dan bata investasi di negara kita. Banyakjuga perusahaan ditempat gue yang gulung tikar. Padahal perusahaan produk sepatu, ngapain coba gulung tikar.

Saat keadaan seperti ini kacau semuanya gue jadi merindukan sosok pemimpin sekelas Ridwan Kamil. Gue jadi ngebayangin Ridwan Kamil jadi gubernur serang banten. Kalau dia jadi gubernur serang banten gue yakin gak bakal ada tuh PNS yang keluyuran ditempat belanja pas jam kerja, gak bakal ada juga PNS yang main COC pake wifi kantor. Dan jika Ridwan Kamil jadi gubernur banten gue yakin pengangguran kaya gue bakal diangkat jadi PNS. Enak kan, bisa main COC ditempat belanja pas jam kerja.

Sepertinya gue nulis semakin ngawur yah, gak jeas arah pembicaraannya kemana. Tapi, gak apalah yang penting gue ngeblog lagi dan beropini di blog personal opini ini lagi. Sekarang gue mau blogwalking nih kebeberapa blogger yang lama gak gue kunjungi dan ninggalin komentar. Ada yang mau gue kunjungi gak Blognya? silahkan tulis blog lo dikotak komen yah. Salam Sahabat Ter-Karung.

Dani Maulana @SiKarungGoni Stand Up Comedy https://youtu.be/tJ2NvToi24I

Friday, 22 January 2016

Indomaret Menurut Si Karung Goni



Tulisan ini gue buat atas dasar suka sama suka kemauan sendiri (ya iyalah) dan beberapa sms atau DM yang masuk ke gue menanyakan tentang postingan jadul gue yang berjudul TERIMAKASIH INDOMARET. Gue heran aja ternyata masih banyak yang punya kegelisahan tentang perusahaan retail terbesar di Indonesia ini, khususnya yang mau atau yang sedang bekerja disana, seolah tulisan itu mewakili kegelisahan mereka lalu beberapa dari mereka yang membaca ngehubungin gue lewat sosial media bahkan ada yang langsung SMS.

Jadi gue mau bagi lagi kisah gue saat masih bekerjadi Perusahaan ini. Simak yah, tapi jangan terlalu serius, soalnya gue nulisnya sekalian setting format buat bahan StandUp Comedy.

Jadi gue pernah bekerja disalah satu perusahaan retail terbesar di Indonesia. Sebut saja Indomampet (percuma juga si disamarin kan udah pada tau). Mulai dari tahun 2008 waktu itu gue baru lulus SMU sampai 2014 gue resign karena menjelang wisuda. Indomampet memperkerjakan gue sewaktu masih perawan dan gue putuskan berhenti kerja sebelum keperawanan gue hilang direnggut Indomampet.

Jabatan terakhir gue saat itu adalah kepala toko. Orang nomor satu yang bertanggungjawab dan memiliki wewenang penuh hanya dengan sekali tunjuk. Pada saat itu gue baru sadar telunjuk gue ada gunanya selain untuk ngupil.

Salam Satu Jari. Telunjuk gue lebih berguna saat memakai seragam ini

Suatu saat gue pernah punya KASIR CANTIK yang dilempar permen mukanya sama konsumen gara-gara dia ngasih kembalian dalam bentuk permen. Dia nangis diperlakukan seperti itu, air matanya menetes deras membasahi pipinya, eyeliner yang dia pakai tidak waterproff sehingga tampak seperti meneteskan air mata hitam mengkilap semu kemerahan bercampur eye shadow yang dia pakai saat itu juga. Pas gue sadar... Ternyata air matanya permen.

Tuesday, 12 January 2016

Si Karung Goni Di Serang Banten



Selamat Datang Di Kota Serang Banten!!! Itu yang aku lihat saat memasuki kota yang sering disebut kota Madani. Sebagai Dani yang punya Ibu dengan sebutan Emak. Saya yakin bahwa Emak (Dani) saya bukan kota Serang.

Terimakasih Kota Serang Banten. Sudah bermaksud baik ingin memberi ibu baru, emak baru. Tapi maaf bukan saya angkuh. Hanya cukup satu ibu dalam hidup. Silahkan untuk siapa saja yang ingin Madani dari kota ini. Ambil.

Tapi aku butuh Serang Banten. Bukan kotanya dengan tata letak menggelikan. Tapi Desanya, kampungnya yang bernama Pontang. Kamu siap kesana. Iya kesini Pontang tempatku tinggal sekarang. Siap gak?

Kamu harus mengikuti jalan yang lurus untuk sampai kesini. Seperti dalam surat di Al-Fatihah “tunjukkanlah jalan yang lurus” aku kira jalan Pontang adalah jalan yang akan selalu lurus, akan mengingatkanmu kepada agama.

Jalan saja terus lurus. Jangan hirau bila bertemu jalan yang rusak, santai saja jika sinyal di handphone menghilang dan jangan gentar jika melihat kuntilanak diatas pohon sedang mencari sinyal. Tak lama lagi kau sampai di kampungku. Pontang.

Kau lihat saat perjalanan dikanan dan kirimu ada sungai. Selain diisi air yang mengalir, diisi juga oleh warga yang sengaja mandi, mencuci sampai warga baik yang membuang air ke air sungai. Kau lihat juga agak jauh kanan kirinya sawah yang luas bersama petaninya yang sibuk sendiri. Petani yang lupa bahwa akan tiba saatnya sawah mereka dibeli lalu dirubah menjadi bangunan.

Kita jangan mengaku warga Serang Banten secara premature. Kita belum Serang, kita belum Banten, kalau kita belum pernah pacaran di alun-alun Kota Serang Banten. Belum pernah makan berbagai jajanan dipinggir jalan alun-alunnya, belum pernah pacaran sambil makan dan diganggu pengamen disana. Jangan ngaku deh kalau belum pernah yah.

Bangga disini masih ada peninggalan sisa sejarah. Situs sejarah kerajaan Banten yang sempat berjaya. Gedung, masjid, menara dan benteng masih ada. Sayangnya bukan untuk dipelajari  sejarahnya, melainkan untuk ajang foto preweed.

Jangan merokok!!! apalagi kalau belum gondrong...

Serang Banten, 07 Januari 2016 ketika sedang susah tidur

Tuesday, 5 January 2016

Si Karung Goni Masuk Comic Banten Contest BARAYA TV

Cuma mau bagi video ini.Insya Alloh tayang hari sabtu tanggal 9 Januari 2016 di BARAYA TV jam 19.00 WIB. Acara Comic Banten Contest.Like Comnent dan Subscribe.



Saturday, 5 December 2015

Kartun dan Komik Menurut Si Karung Goni



Assalamualaikum wr wb
Selamat malam, nama gue Dani Maulana a.k.a SiKarungGoni. Kenapa gue dipanggil Si Karung Goni? Itu karena gue gak mirip sama Crayon Shincan.

Walaupun gue gak mirip sama Shincan, tapi Ibu gue mirip sama Misae ibunya Shincan. Mereka itu, sama-sama galak. Misae sering melakukan kekerasan fisik yaitu dengan menjitak kepalanya Shincan kalau dia nakal. Misalnya nih, Shincan lagi belajar mewarnai, terus ibunya marah, soalnya yang diwarnain kesucian tetangganya. Shincan kena jitak cuma bagian kepala yang sakit.

Sedangkan ibu gue melakukan hal yang berbeda yaitu kekerasan fisikologis, contohnya kaya kemaren pagi dia nyamperin gue terus bilang “Nak, kapan kamu mau nikah? Umur kamu sudah 25tahun loh nanti keburu tua, ayo Nak siapkan diri kamu secepatnya dan mulai belajar berkeluarga...” sambil nyodorin tagihan listrik yang belum dibayar 3bulan. Nah, gara-gara itu hati, jiwa dan keuangan gue sekarang terganggu.

Banyak temen gue yang sudah duluan menikah dan hal ini membuat gue ngerasa terlambat dan menyesal. Persis yang gue rasain ini ketika masih kecil menyesal karena terlambat nonton film Dragon Ball. Minggu depannya biar gak ketinggalan gue standby didepan TV dari hari Sabtu.

Gak kerasa yah udah berganti bulan dari November ke Desember. Biar gak ngerasa menyesal dan ketinggalan lagi gue update status “Welcome to Desember” di sosial media kaya anak alay kekurangan omega3. Padahal semua bulan itu indah. Termasuk bulan November, bulan Desember, datang bulan, semuanya indah. Bulan Januari, bulan Februari, Rabu, Kamis, Jum’at Kliwon, wah pokoknya semuanya indah.

Yang gak indah itu kalau lo dapet kabar dari pacar yang belum datang bulan. Dia bilang ada tanda-tanda kehidupan diperutnya. Lo pasti bakal repot nanti disuruh nyari nanas muda, mangga muda, istri muda, atau minimal Kiranti. Kasihan kan? yang kasihan bukan lo tapi cewek yang nempel dibungkus botol Kiranti. Dia cantik tapi cuma nempel dibotol, abis itu kedingan, dimasukin kedalem kulkas, terus dibuang ditempat sampah.

Harusnya botol kiranti jangan ditempel gambar cewe cantik. Ganti aja sama gambar Shincan karena dia tokoh kartun yang kuat walau kena jitak dan disakiti ibunya berkali-kali. Gue jadi ngebayangin betapa enaknya jadi tokoh kartun kaya Shincan. Gue pengen banget jadi Shincan biar nanti kalau ditinggal mantan kawin duluan gue gak akan merasakan rasa sakit.

Gue juga heran kenapa kenapa gue selalu disakitin mantan, padahal waktu pacaran gue memakai konsep pacaran syariah. Misalnya setiap mau ketemu pacar untuk berzinah gue gak lupa baca Bismillah, setelah maksiat juga gue bersyukur dengan mengucap Alhamdulillah. Mantan yang nyakitin harusnya ditempel dibotol Kiranti, masuk kulkas, kedinginan, abis itu dibuang.

Bayangkan jika mantan itu dijadikan tokoh kartun. Mungkin wujudnya jadi campuran antara malaikat yang diawal memberi kebahagiaan setelah itu berubah menjadi wujud setan dengan sosok menakutkan. Kenapa gue jadi bahas mantan sih? Oh ini gara-gara tadi gue abis minum Kiranti.

Dan satu-satunya tokoh kartun yang gue suka sebenernya adalah Hello Kitty... yang nempel dicelana dalem mantan. Mantan yang bagaimana, itu.

Mantan yang nempel di botol Kiranti.

Mantan yang alisnya ketebelan kaya Shincan.

Mantan yang mirip alay kekurangan Omega3.

Mantan yang nempel dibotol Kiranti, terus kedinginan, masuk kulkas, abis diminum dibuang. 

Terimakasih gue Dani Maulana...

Saturday, 28 November 2015

Musik dan Hits Menurut Isi Kepala Si Karung Goni

Assalamualaikum wr wb

Selamat malam, nama gue Dani Maulana a.k.a SiKarungGoni. Kenapa gue dipanggil Si Karung Goni? Mungkin gara-gara gue kaga mirip Ariel Noah.
Salam metal 1 jari. Dalam komunitas One Finger Movement Symbol ini adalah salam tauhid. Kalau tiga jari bukan lagi salam tauhid. Tapi, salam untuk lubang yang udah bisa masuk 3 jari biasanya lubang yang udah gak sempit lagi.

Biar gondrong-gondrong begini gue suka musik metal yah. Sebelum ikutan standup gue juga sering manggung sama band gue (OreG) sebagai vocalis. 

Ada yang gak percaya gue vocalis metal?
ERRRHHHGGGAAA.... *ngeluarin suara growl.

Ada tehnik lain seperti : Eeerrrhhhgggaaa... *ngeluarin suara scream.

Nah udah percaya kan? Itu kalau diterjemahkan dalam kamus alay versi 2.2 bunyinya akan beda jadi EEEAAA...




Malem ini kita bahas tema musik dan hits. Kebetulan ini bulan November dan sudah mulai memasuki musim hujan. Lo tau apa yang dilakukan orang-orang di sosial media saat november dan musim hujan. Iya, update status “#nowplaying November Rain Guns N' Roses”.

Saturday, 21 November 2015

Dunia Menurut isi Kepala Si karung Goni

Selamat malam para benih-benih yang sekarang sudah beranjak dewasa. Kalian semua beruntung yah, bisa selamat terlahir di dunia. Bayangkan saudara sebenih kalian yang dibuang sia-sia oleh Ayah. Ada yang berserakan di kasur menjadi belatung, ada yang dibuang di kamar mandi jadi kecebong dan ada yang ketelen masuk ketenggorokan Ibu.
 
Open Mic StandupBSC at X-Corner cafe Ciracas Serang Banten
Wah cuaca malam ini indah yah. Mendung-mendung gimana gitu, diiringin gerimis yang mengundang. Iya mengundang untuk berbuat maksiat.

Apalagi tadi gue liat cewe cantik kehujanan dalam keadaan basah, rambutnya hitam kulitnya putih, BHnya hitam kaosnya putih. Wah nyeplak, mengundang keinginan berbuat maksiat. Jadi pengen nanya juga ke dia, “Neng Bisa Kali...?”

Jangan tanya gue udah makan apa belum malam ini. Tapi tanya apa yang udah gue lakukan untuk dunia ini. Apa? Gak ada.

Ada sebuah pernyataan:

Jika kau ingin mengenal isi dunia, maka bacalah buku. Tapi jika kau ingin dikenal oleh semua isi dunia maka tulislah buku.

Saturday, 14 November 2015

Pahlawan Menurut Isi Kepala si Karung Goni



Halo selamat malam... Jangan tanya gue udah makan apa belum malam ini, tapi tanya apa yang sudah gue berikan untuk negara ini. Gue belum melakukan apa-apa untuk Indonesia. Yeah tepuk tangan buat gue.



Gue ngerasa terlambat saat membahas pahlawan malam hari ini. Secara hari pahlawan udah diperingati tanggal 10 September kemarin. Dalam dunia kepahlawanan orang kayak gue ini adalah tipe pahlawan kesiangan, yang tidur kemalaman dan tak luput dari godaan setan.

Selain hari pahlawan kita kemaren ngerayain hari Ayah. Jujur, gue baru tau kalau sekarang udah ada hari ayah. Tapi sedikit kecewa karena itu belum komplit menurut gue. Karena Gak ada hari keponakan, sepupu, adek, kakak, kakek, nenek, buyut, om, dan tante.

Umur gue udah nginjek 25tahun yah. Tapi, gue belum mau berumah tangga. Kenapa? Karena gue belum siap punya rumah isinya Cuma tangga, ngelonin tangga, makan bareng tangga. Gue siapnya jadi pahlawan bagi keluarga gue. Tapi menurut gue hidup itu perjalanan butuh proses untuk menjadi pahlawan dalam keluarga. Tapi kenapa jadi aneh yah? Kenapa masih banyak orang yang butuh kendaraan. Jalan aja sih, namanya juga hidup kan sebuah perjalanan.

Persamaan pahlawan dengan mantan. Pahlawan adalah orang yang pernah berjuang untuk kepentingan oranglain. Sedangkan mantan adalah orang yang pernah mengisi hari-hari indah yang lalu akhirnya pergi dengan orang lain.

Bodohnya generasi saat ini terbukti dari mereka yang sudah lupa atas jasa pahlawan. Tapi tidak pernah lupa sama kenangan indah seorang mantan.

Pahlawan walaupun perjuangannya menghasilkan sebuah kekalahan tapi itu semua tidak menjadi sia-sia. Berbeda dengan mantan walaupun kasih sayangnya menghasilkan rasa bahagia tapi semua itu menjadi sia-sia.

Kata Bung Karno: Bangsa yang besar adalah yang menghargai pahlawannya. Tapi menurut gue, mantan yang tegar adalah mantan yang selalu sabar walaupun tidak dihargai kenangan dan masa lalunya.

Untuk para pahlawan kita mengheningkan cipta sejenak, lalu bangkit dan  bergerak maju. Tapi untuk mantan, kita hening sejenak ketika bertemu dia yang sudah bersama pasangan yang baru.

Pahlawan rela mengorbankan nyawa demi kepentingan orang banyak. Kita para mantan  rela mengorbankan perasaan demi kebahagiaan dia dengan pasangan barunya.

Berkat jasanya banyak pahlawan yang dijadikan nama jalan. Berkat jasanya juga banyak mantan yang meninggalkan kenangan dijalan.